Get free health ebooks

Senin, 14 Januari 2019

TEKNOLOGI TELEVISI: SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA


TEKNOLOGI TELEVISI: SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA

PENGANTAR
Televisi pertama kali dikembangkan menggunakan gabungan teknologi optik, mekanik, dan elektronik untuk merekam, menampilkan dan menyiarkan gambar visual. Teknologi seperti ini dimulai pada era 1920-an dan digunakan hingga saat ini. Gambar pertama yang dikirimkan secara elektronik ialah melalui mesin faksimile mekanik sederhana yang dikembangkan pada akhir abad ke-19. Konsep pengiriman gambar gerak sendiri tercetus pada 1878 yang disebut teleponoskop yakni gabungan telepon dan gambar gerak. Awalnya televisi elektromekanik menggunakan cakram Nipkow yang berputar dengan serangkaian lubang yang disusun secara spiral ke pusat cakram. Sistem ini diperkenalkan oleh Paul Gottlieb Nipkow pada 1884, seorang mahasiswa berusia 23 tahun asal Jerman.

Pada 1920-an, penemu asal Skotlandia bernama John Logie Bird berhasil menunjukkan cara pemancaran gambar bayangan bergerak, diikuti dengan gambar monokrom pada 1926. Cakram pemindai Baird menghasilkan gambar beresolusi 30 baris dari lensa dengan spiral ganda. Demonstrasi Baird diakui sebagai televisi pertama, meskipun televisi mekanis tak lagi digunakan. Selain itu Baird juga menemukan sistem rekaman video pertama di dunia yaitu Phonovision. Barulah pada 1930-an, untuk pertama kalinya olimpiade Berlin disiarkan langsung ke stasiun televisi di Berlin dan Leipzig di mana masyarakat umum telah bisa menyaksikan setiap perlombaan melalui layar televisi.

Televisi mulai dijual secara umum pada 1928 hingga 1934 di Inggris, Amerika Serikat, dan Rusia. Ini adalah era di mana televisi dijual ke pasaran secara massal untuk pertama kalinya. Kemajuan telnologi membuat televisi banyak digunakan oleh kalangan masyarakat. Sejak 1970-an kemunculan kaset video, cakram laser, DVD, hingga cakram Blue-Ray menjadikan televisi sebagai perangkat elektronik populer di kalangan masyarakat.  Bahkan dalam beberapa tahun belakangan ini, televisi telah mendapat fungsionalitas lainnya seperti menonton tayangan secara streaming, dan bermain game. Hal itu berkat ada dukungan sistem operasi dan fitur koneksi internet yang mengubahnya menjadi televisi pintar.

Sejarah Televisi Dan Perkembangannya
Televisi sendiri adalah sebuah media telekomunikasi yang berfungsi untuk menerima siaran gambar bergerak, baik hitam putih maupun yang berwarna lengkap dengan suaranya. Kendatipun demikian pasti tidak banyak yang tahu sejarah awal dari televisi tersebut. Untuk menambah wawasan teman semua berikut kami ulas sedikit tentang sejarah hingga perkembangan dari televise


Sejarah awal dari perkembangan televisi, tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar hukum gelombang elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Farraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik. Pada tahun 1840, Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 baris. Tahun 1876, George Carey menciptakan Selenium Camera yang digambarkan dapat membuat seseorang melihat gelombang listrik. Belakangan, Eugen Goldstein menyebut tembakan gelombang sinar dalam tabung hampa itu dinamakan sebagai sinar katoda.

Tahun 1881, para insinyur memperkenalkan konsep Teleponskop yang merupakan suatu konsep gabungan antara telepon dan pengiriman gambar bergerak. Tahun 1884, Paul Nikow, ilmuwan Jerman, berhasil mengirim gambar elektronik menggunakan kepingan logam yang disebut Teleskop Elektrik dengan resolusi 18 garis. Tahun 1888, Freidrich Reinitzeer, ahli botani Austria, menemukan cairan kristal (liquid crystals), yang kelak menjadi bahan baku pembuatan LCD. Tahun 1897, Tabung Sinar Katoda (CTR) pertama diciptakan oleh ilmuwan Jerman, Karl Ferdinand Braun. Tahun 1897, Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali. Kemudian pada tahun 1900 istilah Televisi pertama kali dikemukakan oleh Constatin Perskyl dari Rusia pada acara International Congress of Electricity yang pertama dalam Pameran Teknologi Dunia di Paris.




Pada tahun 1923, Vladimir Kosma Zworykin, mendaftarkan paten atas namanya untuk penemuannya, kinescope, televisi tabung pertama di dunia.


 Pada tahun 1925, sejarah perkembangan televisi menapaki babak baru ketika John Logie Baird yang berkebangsaan Skotlandia memperlihatkan televisi kepada umum untuk pertama kalinya, sehingga dia lebih dikenal sebagai penemu televisi ketimbang Vladimir Kozma Zworykin. Pada tahun 1927, Philo T. Farnsworth ilmuwan asal Utah, Amerika Serikat mengembangkan televisi modern pertama saat berusia 21 tahun. Gagasannya tentang image dissector tube menjadi dasar kerja televisi. 1929 - Vladimir Zworykin dari Rusia menyempurnakan tabung katoda yang dinamakan kinescope. Temuannya mengembangkan teknologi yang dimiliki CRT.

Pada tahu 1939, tepatnya tanggal 11 Mei, untuk pertama kalinya, sebuah pemancar televisi dioperasikan di kota Berlin, Jerman. Dengan demikian, dunia mulai berkenalan dengan alat komunikasi secara visual. Perkembangan Televisi pun sangat pesat. Teknologi yang digunakan pada televisi saat ini berbeda jauh dengan televisi saat pertama kali ditemukan, meskipun memiliki metode dasar yang sama. Berikut ini adalah perkembangan televisi dari masa ke masa.

Televisi Tahun 1940an

Pada tahun 1940 - Peter Goldmark menciptakan televisi warna dengan resolusi mencapai 343 garis setelah perang dunia ke-2 berakhir di tahun 1940an, Televisi mengambil alih perhatian lebih banyak dibandingkan dengan radio, karena menampilkan suara yang sudah disertai dengan gambar.

Televisi Tahun 1950an


          Pada akhir tahun 1950, Sebagian besar orang memiliki Televisi yang kebanyakan masih menggunakan televisi hitam putih meskipun pada saat itu televisi berwarna sudah ada. 1958 - Sebuah karya tulis ilmiah pertama tentang LCD sebagai tampilan dikemukakan Dr. Glenn Brown. 1964 - Prototipe sel tunggal display Televisi Plasma pertamakali diciptakan Donald Bitzer dan Gene Slottow. Langkah ini dilanjutkan Larry Weber


Televisi Tahun 1967an
 

Pada Tahun 1967 James Fergason menemukan teknik twisted nematic, layar LCD yang lebih praktis.semakin populernya televisi sehingga sudah ada banyak siaran TV berwarna. 1968 - Layar LCD pertama kali diperkenalkan lembaga RCA yang dipimpin George Heilmeier.

 Televisi Tahun 1970an


Pada tahun 1970an Televisi semakin berkembang dengan diperkenalkannya teknologi VCR (Video Cassette Recorder). Teknologi ini memungkinkan untuk merekam siaran televisi untuk pertama kalinya. 1975 - Larry Weber dari Universitas Illionis mulai merancang layar plasma berwarna.

Televisi Tahun 1980an


Pada tahun1979 - Para Ilmuwan dari perusahaan Kodak berhasil menciptakan tampilan jenis baru organic light emitting diode (OLED). Sejak itu, mereka terus mengembangkan jenis televisi OLED. Sementara itu, Walter Spear dan Peter Le Comber membuat display warna LCD dari bahan thin film transfer yang ringan.Pada tahun 1980an Televisi kabel (TV Cable) semakin populer dan menyebar dengan cepat. 1981 - Stasiun televisi Jepang, NHK, mendemonstrasikan teknologi HDTV dengan resolusi mencapai 1.125 garis. 1987 - Kodak mematenkan temuan OLED sebagai peralatan display pertama kali

Televisi Tahun 1990an



Sudah banyak pilihan televisi pada tahun 1990an yang sangat beragam. Televisi yang menggunakan teknologi CRT (Cathode-Ray Tubes) untuk menampilkan gambar di layar adalah televisi yang paling banyak ditemukan. Pada tahun 1996 sudah ada 1 juta televisi yang tersebar di seluruh dunia. Kemudian TV Rear Projection CRT memungkinkan televisi dibuat dalam ukuran yang lebih besar dengan menggabungkan proyektor dan layar kedalam satu kotak yang nantinya proektor akan memproyeksikan gambar ke bagian belakang layar.

Pada tahun 1995 - Setelah puluhan tahun melakukan penelitian, akhirnya proyek layar plasma Larry Weber selesai. Ia berhasil menciptakan layar plasma yang lebih stabil dan cemerlang. Larry Weber kemudian megadakan riset dengan investasi senilai 26 juta dolar Amerika Serikat dari perusahaan Matsushita.

Televisi plasma pertama kali dipasarkan pada tahun 1997. Dengan bentuknya yang ramping membuat televisi ini menjadi sangat populer saat itu. TV Rear-Projection LCoS juga tersedia di pasaran. TV ini mengirimkan cahaya langsung melalui rangkaian polarizer (sejenis cahaya filter yang digunakan untuk mengatur gelombang cahaya ke jalur tunggal untuk refleksi) sebelum diperbesar dan diproyeksikan ke layar. Meskipun kualitas gambarnya sangat baik, tetapi harga dari TV jenis ini sangat mahal. TC LCD juga ikut berkompetisi pada tahun akhir 1990-an. TV jenis ini memiliki kualitas gambar yang lebih baik dibandingkan dengan TV plasma dan juga lebih hemat energi. Pada tahun 1998, HDTV mulai diluncurkan. TV jenis ini dapat menghasilkan gambar dan suara yang sangat jernih. Pada tahun 1999, diluncurkan DVR (Digital Video Recorder) diluncurka untuk pertama kalinya. DVR memungkinkan untuk merekam siaran televisi ke dalam hard drive.

Tahun 2000an


TV LED berbasis DLP HDTV pertama di produksi pada tahun 2006. Teknologi DLP menggunakan cermin yang terbuat dari aluminium untuk memantulkan cahaya dan menghasilkan gambar. TV ini lebih murah dibandingkan dengan TV plasma ataupun TV LCD. Kemudian TV Plasma tersedia dengan kualitas HD (High Definition).


pada tahun 2007, Apple meluncurkan Apple TV. TV ini dapat dihubungkan dengan iTunes, Program televisi, Film, Video Youtube dan masih banyak lagi.



Kemudian Microsoft inc. memberikan pilihan Windows XP Media Center Edition yang dapat digunakan untuk mengirimkan video, musik dan foto dari komputer ke TV.

Bahkan TV juga dapat masuk ke dalam video game, Seperti Xbox 360. Dengan menggunakan Netflix memungkinkan streaming video dan acara TV favorit dari Xbox 360.

Saat ini yang terbaru adalah TV dengan teknologi 3D. TV 3D menjadi sangat populer saat ini karena selain dapat menghasilkan gambar yang sangat jernih TV jenis ini juga dapat menampilkan gambar 3 dimensi sehingga seolah olah gambar yang dihasilkan nyata dan berada tepat didepan penontonnya.

Begitulah perkembangan televisi dari masa ke masa, seiring dengan kemajuan teknologi, televisi pun mengikutinya dengan perkembangan pesat untuk menuruti permintaan konsumen yang kian hari semakin tinggi.

Sumber:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar